Serahkan Ratusan Alat Produksi, Gubernur Sulsel Buktikan Komitmen Bantu UMKM Naik Kelas
TEMANTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran bantuan peralat...
TEMANTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran bantuan peralatan usaha produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kepada ratusan UMKM, termasuk binaan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (31/12/25).
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kapasitas produksi, kualitas kemasan, dan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar ritel modern dan ekosistem digital.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang paling resilien. "Penyerahan peralatan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan UMKM kita memiliki alat yang memadai guna meningkatkan produktivitas. Kita ingin produk rumahan kita naik kelas dengan standar kualitas yang tidak kalah dengan pabrikan," ujar Andi Sudirman.
Total bantuan yang disalurkan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel mencapai ratusan unit, yang terdiri dari: 453 unit Mesin Jahit, 244 unit Mesin Continuous Sealer, 144 unit Coffee Maker Espresso Grinder, dan 100 unit Mesin Cup Sealer.
Dari total tersebut, alokasi khusus bagi UMKM binaan TP PKK Sulsel mencakup 20 unit mesin jahit, 20 unit mesin continuous sealer, 30 unit mesin kopi, serta 20 unit mesin cup sealer.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia menjelaskan bahwa jenis bantuan yang diberikan telah melalui proses kurasi sesuai kebutuhan mendesak di lapangan.
"Banyak pelaku UMKM kita terkendala di masalah pengemasan (packaging). Dengan mesin continuous sealer dan cup sealer ini, produk mereka akan lebih higienis dan memiliki daya simpan lebih lama. Ini adalah kunci agar mereka bisa masuk ke toko modern," jelas Andi Eka.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan berkala bersama TP PKK untuk memastikan alat tersebut digunakan secara produktif.
Selain penyerahan alat, Gubernur juga mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan mulai memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran. Sinergi antara Dinas Koperasi dan TP PKK diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Acara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran pengurus PKK, serta perwakilan pelaku UMKM penerima manfaat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.