TEMANTA – Mengawali kalender event 2026, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetya, berkunjung langsung ke gelaran PESTAKULER (Pesta Kuliner Awal Tahun) yang berlangsung di area Hotel MaxOne Makassar, Senin (5/1/26).

Event ini merupakan kolaborasi strategis antara Hotel MaxOne Makassar dan Dinas Koperasi & UKM Sulsel untuk memberikan ruang promosi eksklusif bagi pelaku usaha kuliner lokal di awal tahun.

Dalam kunjungannya, Andi Eka mengapresiasi keberanian para pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan selalu hadir menjadi jembatan bagi para pelaku usaha kecil.

"PESTAKULER ini adalah langkah awal yang sangat baik di tahun 2026. Kami ingin memastikan bahwa sinergi antara hotel dan UMKM bukan sekadar seremonial, tapi memberikan dampak nyata pada peningkatan omzet mereka," ujar Andi Eka.

GM MaxOne Hotel, Yusuf Sandy menyatakan bahwa kegiatan ini berlangsung 1-31 Januari 2026.

Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk mengangkat potensi lokal ke level yang lebih profesional.

"Kami ingin Hotel MaxOne tidak hanya menjadi tempat menginap, tapi juga menjadi pusat interaksi ekonomi kreatif. PESTAKULER hadir untuk memanjakan tamu kami dengan cita rasa lokal sekaligus membantu UMKM naik kelas dengan berjualan di lingkungan hotel berbintang," ungkapnya.

Di sisi lain, keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran para pendamping UMKM yang memastikan produk yang dipamerkan memenuhi standar kualitas.

"Tugas kami adalah memastikan para tenant siap secara operasional, mulai dari higienitas produk hingga tampilan booth. Kunjungan Pak Kadis hari ini menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi teman-teman pelaku usaha untuk tetap konsisten menjaga kualitas di tengah persaingan pasar,"ungkap Direktur PT Mario Sentra Global, Idham Fitra Jaya.

Kunjungan ini diakhiri dengan dialog santai antara Andi Eka Prasetya dengan para pedagang dan pihak hotel, di mana Ia menjanjikan akan terus memperbanyak ruang-ruang publikasi serupa di sepanjang tahun 2026 demi memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Sulawesi Selatan.